Saat kelas 12, kamu akan mulai belajar tentang Procedure Text. Untuk itu, kamu perlu memahami dasar-dasarnya sebelum praktek. Dalam artikel ini, kita akan bahas pengertian, aspek, dan juga contoh dari Procedure Text tersebut.
Hai, siapa di antara kamu yang suka memasak? Kalau memasak, tentu kamu membutuhkan resep, kan? Apakah kamu pernah memasak berdasarkan resep berbahasa Inggris? Dalam Bahasa Inggris, resep termasuk ke dalam jenis teks yang disebut Procedure Text. Wah, apa sih itu? Yuk, kita pelajari bersama-sama, ya!
Procedure Text, atau teks prosedur dalam bahasa Indonesia, merupakan teks yang memberikan kita perintah atau instruksi untuk melakukan sesuatu. Biasanya jenis teks ini diawali dengan kalimat “How to…”, misalnya “How to make a cup of tea” atau “How to operate the machine”. Procedure Text banyak terdapat di buku resep masakan dan buku petunjuk (manual book).
Tujuan dari Procedure Text adalah untuk menjelaskan bagaimana sesuatu dibuat, dilakukan atau digunakan melalui langkah-langkah yang berurutan (to show how something is made/used/done through sequence of steps). Kira-kira, aspek apa saja ya, yang terdapat dalam teks prosedur?
Pada penulisan Procedure Text dalam bahasa Inggris, terdapat setidaknya dua aspek yang perlu dipahami dan pelajari.
1. Text Organization of Procedure Text
Procedure Text terdiri dari 3 bagian, lho! Apa saja ya bagian dari Procedure Text? Ada goal, materials, dan steps. Yuk lihat penjelasannya pada gambar di bawah ini!

2. Language Features of Procedure Text
Setelah mengetahui aspek-aspek yang terdapat pada Procedure Text, sekarang yuk pelajari tentang fitur-fitur bahasanya. Ada fitur bahasa apa saja, ya? Yuk kita bahas!
Simple Present Tense
Procedure Text harus ditulis dengan menggunakan Simple Present Tense, Squad. Hal ini dikarenakan dalam Procedure Text terdapat kalimat-kalimat fakta mengenai pembuatan atau penggunaan sesuatu.
Kalimat perintah (Imperative Sentences)
Hayo, kira-kira contoh kalimat perintah dalam Procedure Text apa saja, ya? Yap, contohnya adalah add 3 onions and mix it well with the dough. Jangan lupa ya, kalimat perintah harus diawali dengan kata kerja (verb). Contohnya adalah heat, stir, mix, add, boil, plug in, dan sebagainya.
Kata penghubung (Connectives)
Kata penghubung (connectives) digunakan sebagai penghubung antara satu kegiatan dengan kegiatan yang lain, contohnya firstly, secondly, then, after that, finally, last, dan sebagainya.
Kata keterangan (Adverbs)
Kata keterangan (adverbs) digunakan untuk memberikan keterangan waktu, seperti: in 10 minutes, for 1 hour, during the first half hour. Selain itu, dapat digunakan juga untuk memberikan keterangan cara (manner), contohnya slowly, thoroughly, well, fast, dan lain-lain.
Bagaimana, sudah paham kan bagaimana membuat Procedure Text? Jangan lupa dipahami baik-baik sebelum membuat Procedure Text versimu, ya! Supaya makin jago
Tidak ada komentar:
Posting Komentar